Senin, 16 Februari 2009

Ikan Paus 5,5 M Terdampar di Parangtritis


BANTUL (KR) - Seekor ikan paus yang panjangnya 5,5 meter, Sabtu (14/2) sore sekitar pukul 16.00 ditemukan terdampar di pantai sebelah barat Sungai Mati Parangkusumo, Parangtritis, Kretek, Bantul. Ikan yang kondisinya sudah membusuk berwarna kekuning-kuningan itu awalnya diketahui oleh beberapa nelayan setempat yang akan mencari ikan. Sampai berita ini diturunkan bangkai ikan raksasa itu masih menjadi tontonan masyarakat di pinggiran pantai.

Menurut Taufik, salah seorang anggota Tim SAR Parangtritis, diduga ikan paus itu terdampar ketika air laut sedang pasang. Ketika air laut kembali surut, ikan itu tidak terbawa arus atau ombak, sehingga saat ditemukan ikan itu tergolek di pantai yang jaraknya dari air laut sekitar 25 meter. 
Kabar penemuan ikan laut yang terdampar di Parangkusumo ini dengan cepat menyebar ke warga sekitar dan para pengunjung kawasan pantai Parangtritis.  Setelah beberapa saat diketahui ada ikan terdampar, banyak pengunjung berdatangan ke Parangtritis, terutama warga Bantul. Tetapi ada beberapa wisatawan manca negara yang ikut menyaksikan kejadian yang belum tentu setiap tahun terjadi itu.
Karena kondisi ikan paus yang terdampar itu sudah mulai membusuk dan mengeluarkan bau tak sedap, warga setempat tidak berani mengambil dagingnya untuk dikonsumsi. Tetapi menurut mereka, rencananya ikan itu akan diambil tulangnya untuk dipajang di lokasi Pantai Parangtritis.
Adanya ikan terdampar itu juga mengundang petugas Dinas Perikanan, Kelautan dan Peternakan Bantul untuk melakukan pengecekan di lokasi. Karena kondisi ikan sudah mati dan mulai membusuk, maka petugas hanya mengimbau kepada warga agar tidak mengonsumsi ikan itu. Tentang penyebab kematiannya atau terdamparnya ikan itu belum diketahui. Tetapi diduga kuat karena terbawa ombak ketika air laut sedang pasang.
Adanya ikan laut raksasa yang terdampar di kawasan pantai di Bantul Sabtu sore kemarin, bukan yang kali pertama terjadi. Beberapa tahun lalu juga pernah terjadi ikan paus terdampar di Pantai Samas maupun di Parangtritis. Bahkan pernah ada yang panjangnya mencapai 13 meter terdampar di barat Pantai Samas. Ikan itu kemudian diambil tulangnya sekarang disimpan di musium Biologi Yogyakarta.
Sumber berita: Kedaulatan Rakyat

Tidak ada komentar: